Budaya dan kehidupan di Banyuwangi adalah dua hal yang tak terpisahkan. Ya, sungguh menakjubkan melihat bagaimana masyarakat di Banyuwangi masih sangat menjunjung tinggi budaya mereka sendiri. Menurut mereka, melestarikan dan menerapkan budaya dalam kehidupan sehari-hari merupakan suatu keharusan bagi mereka sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur. Itulah sebabnya, hingga kini, banyak upacara dan festival berbasis budaya di Banyuwangi masih aktif diselenggarakan. Bukan hanya orang dewasa yang menerapkan budaya tersebut. Anak-anak pun umumnya terlibat. Sejujurnya, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mendorong seluruh sekolah di Banyuwangi untuk menyediakan kegiatan ekstrakurikuler yang berkaitan dengan budaya.

Tarian Tradisional Diperagakan Oleh Siswa-Siswi Di Banyuwangi
Salah satu sekolah yang mengikuti arahan tersebut adalah Sekolah Dasar Negeri Alasmalang 2. Sekolah ini memiliki tari tradisional sebagai salah satu kegiatan ekstrakurikulernya. Semua siswa terlibat dalam kegiatan tersebut dan berlatih tari tradisional bersama-sama. Mereka belajar cara melakukan gerakan tari dengan benar dan pada saat yang sama, mereka juga belajar cara memainkan alat musik tradisional. Yang lebih menakjubkan adalah betapa antusiasnya para siswa dalam kegiatan ini. Mereka tampak sangat bersenang-senang saat melakukannya. Menurut seorang siswa, ia mengaku mampu menari tari modern. Namun, ia lebih suka menari tari tradisional karena lebih menyenangkan dan ia tahu bahwa ia akan menjadi bagian dari orang-orang yang berusaha melestarikan budaya. Seperti yang Anda ketahui, mereka yang melakukannya akan dihormati oleh masyarakat. Para guru di sekolah menambahkan bahwa para siswa tidak hanya berlatih untuk kegiatan ekstrakurikuler. Mereka begitu serius melakukannya sehingga mereka sering diundang untuk tampil di berbagai acara seperti upacara pernikahan atau perayaan tradisional lainnya. Tentu saja, guru memberikan sinyal “ok” kepada siswa tersebut untuk tampil pada kesempatan tersebut selama tidak mengganggu aktivitas belajar mereka yang merupakan prioritas utama mereka.

Taman Blambangan: Landmark dan Pusat Kegiatan Budaya
Taman ini terletak di jantung kota. Oleh karena itu, seharusnya tidak terlalu sulit untuk mencapainya. Sebagai landmark kota Banyuwangi, masyarakat sering menggunakan taman ini untuk berbagai kegiatan, mulai dari kegiatan rutin seperti sekadar bersantai, berolahraga (tersedia jalur joging untuk tujuan tersebut), hingga mengadakan berbagai pertunjukan dan upacara. Berkat fasilitas lengkap yang disediakan di Taman Blambangan, masyarakat dapat mengadakan berbagai festival dan upacara budaya di taman ini. Taman ini cukup sering ramai karena ada acara budaya yang diadakan di sana. Misalnya, ada panggung seni dan budaya yang terletak di bagian barat taman. Desain panggung ini cukup unik karena bentuknya seperti candi. Di panggung ini, banyak kegiatan budaya yang dilakukan sebagai bukti bahwa masyarakat di Banyuwangi sangat menghargai budaya mereka sendiri. Ini tentu saja merupakan sikap yang baik yang seharusnya diikuti oleh banyak daerah lain di Indonesia mengingat bagaimana modernisasi cenderung menekan budaya dan tradisi. Baiklah, salut untuk masyarakat Banyuwangi dan dedikasinya terhadap budaya dan tradisi.